Reading
Add Comment
Pulang & Kesimpulan
Kisah yang hari ini sebenarnya pendek banget, karena cuman pergi ke Bandara doang buat kembali ke Balikpapan. tapi nggak apalah, sekalian ngasih konklusi dari semua perjalanan nggak jelas ini, Halah....
Bangun pagi, sholat subuh, dan melakukan kegiatan yang biasanya dilakukan di pagi hari. Kemudian sarapan untuk terakhir kalinya sebelum check out. Kembali disuguhkan menu nasi kuning. oh ya untuk bahasan penginapan akan saya bahas terpisah aja, karena penginapan nya menarik.
Setelah memastikan bahwa tak ada barang yang ketinggalan. Kita check out dan tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada resepsionisnya.
"Terima Kasih Kakak"
Jalan kaki lagi sekitar satu kilometer menuju pull Bus Damri, dan Alhamdulillah nya ada yang lagi standby, jadi langsung naik. Bayar Rp. 27.500 dan langsung cap karena penumpangnya dikit. Ternyata rutenya beda dari yang arah bandara menuju kota. Rute ini melewati jalan tol yang langsung connect ke bandara, jadi nggak ada penumpang dari tengah jalan.
Sekitar 30 menit perjalanan, sampai bandara, ternyata masih ada 2 jam sebelum waktu cek in, hahahay saya kecepatan, tapi nggak papah daripada telat, terus belum ada duit. Gawat wat wat.
Apalah lagi kegiatan duduk di bandara kaya orang linglung dilakukan. Mau kemarin duit ngepas, jadi duduk aja. Ketika jadwal check on udah masuk layar. Saya cepetan masuk aja daripada bosen. Eh liat Makassar Baklave, jadi belilah 2 untuk oleh oleh orang tua, coba check ke ATM, bertemu keajaiban, dan walaaa Alhamdulillah gaji masuk, kan kampret sudah mau pulang baru masuk -_-.
Beli, masuk konter, check in, dan pesawatnya delay. Sudah biasa terjadi. Sekilas mantengin nomor tiket, kok ada yang salah ya dengan nomornya. 14F, nomor ini kok gak asing ya, tiba tiba baru ngeh, wah perasaan nggak enak nih bakal duduk di kursi pintu darurat.
Waktu boarding tiba, masuk pesawat, alhamdulilah suasananya tenang seperti saya naik pesawat sebelum sebelumnya, nggak kaya pas berangkat kemarin yang kaya naik bus duduk sembarangan, proses masuk cepat. Kali ini dengan Sriwijaya Air dengan tujuan Makassar - Banjarmasin dengan transit di Balikpapan. Flight molor 30 menit entah karena apa.
Finally, took of dan leaved Makassar, huhuhu.... Suatu saat pasti bakal kesana lagi (tentunya dengan liburan yang nggak absurd). Mendekati Balikpapan cuaca buruk, visibilitas 0 dan pesawat mutar mutar aja di udara, pandangan keluar juga putih doang. Pramugari bilang akan menunggu 10 sampai 20 menit. Jadi lama sekali di udara, untungnya cuaca membaik, jadi nggak return to base. Akhirnya Landed juga dan kembali ke Balikpapan, dan berakhirnya liburan nggak jelas saya. Hahaha
======
Kenapa saya bilang liburan saya nggak jelas atau absurd? Karena saya bener bener nggak ada perencanaan mau liburan, semua telinga begitu aja, pengen ke sana. Terus nggak ada list tempat mana saja yang akan dituju, alhasil cuman di hotel terus ke Losari yang emang di depan hotel, paling jauh ke Rotterdam yang cuman 2 kilo dari hotel. Explore kota pun nggak. Plus nggak ada perencanaan duit. betul betul cuman pindah kota numpang tidur aja, jalan jalan di komplek, terus bawa duit dikit. Bakar duit. Yang pasti apapun itu saya happy karena kalo nggak absurd nggak jadi cerita. Plus nggak ada teman yang bisa diajak jalan. Beli oleh oleh khas aja nggak.
Jadi pelajaran dari saya, sependek apapun jarak liburan kamu, harus prepare dan ada perencanaan baik tujuan maupun duit. Biar nggak ngerasa bakar duit tapi nggak dapat apa apa di kota yang di tuju. Hahaha
=====
Untuk hari terakhir ini karena cuman pulang jadi pengeluaran nya cuman
Bis DAMRI (Kota - Bandara) = Rp. 27.500,-
Jajan Circle K = Rp.15.000,-
Makassar Baklave = Rp. 130.000,-
Grand Total = Rp. 172.500,-
Jadi yang saya habiskan dalam waktu 3 hari 2 malam adalah sebesar.
Rp. 707.000 + Rp. 665.000 + Rp. 172.500 =
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan Komentar, Tanggapan, atau Membuka ruang diskusi, yang penting jangan ada iklan Viagra, Pinjam Duit, atau Nomor Togel Mbah Somplak -___-" Hahaha