Social Icons

The Pod House, Review



Kalau beberapa Minggu lalu saya pos mengenai liburan saya yang kurang berfaedah. Hahaha. Di tulisan tersebut saya sudah janji untuk membahas mengenai tempat menginap saya selama liburan di Makassar. Yak saya menginap di The Pod House.

The Pod house ini adalah Sebuah penginapan yang terletak di Kota Makassar, lebih tepatnya di Jalan Penghibur, pas banget menghadap Pantai Losari. Apa yang membuat saya menginap disini adalah selain karena dekat dengan tujuan wisata, konsep penginapan ini yang bikin saya penasaran untuk menginap disini.

Konsep penginapan disini lebih seperti dorm, atau bahasa Indonesia nya asrama, hahaha... Dalam satu kamar bisa menampung 15 orang dengan 15 kapsul. Jadi wilayah kekuasaan kita bukan sebuah kamar tapi sebuah kasur dengan kompartemen. Beda ada gitu dari penginapan yang lain yang berbasis kamar.




Tapi jangan bayangkan bahwa kesannya murahan loh, noo salah besar. Penginapan ini kelihatan simple tapi mewah juga. Dari desain kamar sampai kamar mandi bukan standar yang ada di rumahan ya, hahaha....


Room & Facilities

Oh ya baiklah kita bahas kapsulnya, namanya kapsul pasti ukurannya kecil, iya ukurannya pas seperti kasur tipe singlenya dengan 2 tingkat. Bahkan untuk berdiri saja nggak bisa, jadi masuk ke kasur cuman sekedar duduk atau tidur aja, namanya juga konsep dorm. Hahaha, disediakan juga dua buah bantal dan selimut tebal. nih penampakannya. Mewah kan.




Nggak cuman itu, dibawah kasur ada kompartemen untuk menaruh tas. Ada dua pintu, yang satunya untuk pengguna kasur atas kita. Terus di samping kasur terdapat kompartemen kecil juga untuk menyimpan barang yang berukuran kecil, dan ada 1 kompartemen yang bisa di ubah fungsi jadi meja juga. Total ada 3 kompartemen di sisi kiri rata dengan kasur. Tak lupa penerangan lampu berwarna kuning dan juga dilengkapi tirai yang dapat di tarik kebawah untuk privasi, ya walaupun keliatan juga. Colokan? Ada dong di setiap kompartemen, tenang aja.





Oh ya ketinggalannya, saat kita check on, kita diberi kunci yang sudah berbentuk kartu untuk akses kamar dan kamar mandi, serta kunci magnet untuk akses kompartemen bawah yang saya tulis sebelumnya dan kompartemen sepatu. Tak, kompartemen sepatu terletak di luar kamar. Fasilitas yang kita dapat saat check on adalah handuk, air mineral, dan sepasang sendal jepit. Hahah





Oh ya hampir kelupaan, disini dingin loh... Soalnya menggunakan air conditioner (AC) bukan kipas angin. Dan juga tersedia sebuah meja rias lengkap dengan kaca dan kursi sekedar untuk berias hahaha. Iya ciin. Cuman saya kurang tahu ya untuk perempuan dan laki-laki apakah dipisah atau nggak, tapi sepertinya dipisah di kamar yang lain. Soalnya pas menginap disini, bukan peak season jadi sepi banget. Yaealah dikamar segede itu cuman ada saya seorang. Huhuhu. Untuk WiFi, waduh saya lupa ya, harusnya ada tapi saya nggak boleh berspekulasi karena waktu itu nggak nyoba euy.

Fasilitas di penginapan ini selain kapsul, juga kamar mandi. Tersedia 6 bilik kamar mandi, saya lupa konfigurasinya bagaimana, seperti nya 3 untuk buang air dan 3 shower only. Selain itu dilengkapi kaca yang besar dengan wastafel serta hair dryer. Terlihat mewah dan bersih. Oh ya, sabun dan shampo juga tersedia, jadi nggak perlu repot. Nyaman.





Penginapan ini terdiri dari 3 lantai. Lantai dasar diisi dengan resepsionis dan kafe, iya penginapan ini juga merupakan kafe. Lantai satu dan dua merupakan kamar. Dan lantai paling atas merupakan roof top yang view-nya cantik sekali ke arah pantai Losari dengan kafe juga, mungkin sambungan dari yang dibawah. Selain itu bagi kamu yang merupakan nasabah Bank Sinarmas akan beruntung banget di dalam hotel ini ada mesin anjungan tunai mandiri nya.




Around the Hostel

Penginapan ini sangat terletak di lokasi yang strategis. Selain head to head dengan Pantai Losari, ia juga di kelilingi dengan public place yang memadai. Sebagai contoh, pas di sebelah kiri dari penginapan ini ada convienence store, Circle K. Di sebelah kanan dan sepanjangan jalan ada rumah makan seafood dan KFC yang hanya selisih dua bangunan. Melongok ke jalan belakang ada pusat oleh-oleh Somba Opu. Kurang apalagi coba, ATM pun ada di dalam penginapan, di sisi pantai Losari pun banyak orang jualan makanan kalau malam. Sip bener dah ini tempat.

Akses & Lokasi

Karena letaknya pas di pusat tempat wisata Pantai Losari, kayaknya nggak perlu di pertanyakan lagi deh akses nya gimana. Enak banget. Kamu bisa langsung naik pete-pete (angkot) atau minta Daeng Becak untuk antar kamu kemana saja. Mau jalan kaki pun boleh. Untuk ke tempat wisata seperti Fort Rotterdam pun hanya 1 KM, jadi bisa dengan jalan kaki, Pantai Losari cuman selangkah, Pusat oleh-oleh Somba Opu juga selangkah. Paling kalau tempat yang agak jauh baru naik kendaraan, seperti Trans Studio Makassar atau Mall Panakukkang. Tapi kalo mau jalan kaki silahkan, kalau kuuuat, hahaha...

Harga

Nah ini penting, The Pod House ini punya 2 jenis kamar, dan yang saya ulas kali ini yang tipe termurahnya yang Dorm. Untuk tipe kamar ini saya dapatkan dengan harga sekitaran Rp. 170.000 an via Traveloka, atau Rp. 190.000 an apabila cash. Namun saya sempat dapat dengan harga Rp. 120.000 an melalui Agoda, yang sayangnya saya nggak punya kartu kredit, huhuhu. Murah? Relatif. Ya kan? Balik ke dompet pribadi.

Verdict 

The Pod hadir sebagai sebuah penginapan dengan konsep yang berbeda dari hotel atau penginapan kebanyakan. Menawarkan sistem dorm, kamu bisa melakukan sosialisasi dengan penghuni lainnya dalam satu kamar. Mungkin bisa punya teman baru atau sekedar temen liburan. Dengan akses yang dekat pakai banget ke tempat wisata, khususnya Pantai Losari, serta lingkungan sekitar yang memadai, saya pikir harga yang ditawarkan murah. Kamu nggak perlu di pusingkan dengan tempat makan yang jauh, jalan kaki jauh, atau kemana mana serba musti pakai kendaraan.

Namun memang, penginapan ini bukan untuk semua kalangan. Bagi yang menyukai privasi dan nggak suka dengan tinggal bareng. Penginapan ini bukan pilihan. Bahkan kamu bisa dapat penginapan dengan harga puluhan ribu jauh lebih murah daripada The Pod yang bahkan dengan harga lebih murah, kamu dapat kamar full dan bukan kapsul tinggal bersama banyak orang.

Mungkin kekurangannya, kalau menggunakan mobil akan susah parkir, karena penginapan ini pas di pinggir jalan dan tak tersedia tempat parkir. Untuk motor pun terbatas. Jadi yang bawa kendaraan bisa dipikirkan lagi jika mau menginap disini atau bisa menghubungi pihak penginapan untuk informasi lebih lanjut. Dan juga bagi yang muslim, tempat sholat agak susah disini. Karena selama menginap saya belum menemukan tempat sholat, jadi menggunakan lorong yang sempit antar kasur, dan juga masjid yang jauh dari sekitar.

Overall, saya sangat rekomendasikan.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Komentar, Tanggapan, atau Membuka ruang diskusi, yang penting jangan ada iklan Viagra, Pinjam Duit, atau Nomor Togel Mbah Somplak -___-" Hahaha

My Instagram